Keluarga Besar KBRI di Pretoria, Afrika Selatan, mengucapkan : "Selamat Natal dan Tahun Baru 2012"

Halaman Depan


Hubungi Kami


English

TENTANG KBRI PRETORIA
PELAYANAN MASYARAKAT INDONESIA
FIFA WORLD CUP 2010
MENGENAL AFRIKA SELATAN
MENGENAL KERAJAAN LESOTHO
MENGENAL KERAJAAN SWAZILAND
PEREKONOMIAN AFRIKA SELATAN
PENERANGAN DAN SOSIAL BUDAYA
PUBLIKASI
KEGIATAN KBRI DALAM FOTO 2006
KEGIATAN KBRI DALAM FOTO 2007
KEGIATAN KBRI DALAM FOTO 2008
KEGIATAN KBRI DALAM FOTO 2009
KEGIATAN KBRI DALAM FOTO 2010
DHARMA WANITA PERSATUAN
BERITA
BERLANGGANAN
ARSIP

Cari


Komisi Pemilihan Umum


indonesiamemilih.com


Departemen Luar Negeri


Portal Nasional Republik Indonesia


Kantor Presiden Republik Indonesia


Kantor Kepresidenan Afrika Selatan


Departemen Luar Negeri Afrika Selatan


KJRI - Cape Town


Gauteng Province


KwaZulu-Natal Province


Mpumalanga Province


Limpopo Province


North West Province


Free State Province


Northern Cape Province


Eastern Cape Province


Western Cape Province

BERITA



Kedutaan Besar Republik Indonesia secara teratur memperbaharui isi berita website dengan berita-berita terbaru. more...


Indonesai Mengincar Potensi Pasar Kerja Terampil di Afrika Selatan

Potensi pasar kerja di Afsel mulai dilirik oleh Indonesia melalui kehadiran ketua BNP2TKI, Moh. Jumhur Hidayat dan rombongan di Pretoria. Kunjungan 3 hari di Afsel dari tanggal 12-14 Desember 2011 dimanfaatkan oleh ketua BNP2TKI dan rombongan yang didampingi oleh staf KBRI Pretoria a.l telah melakukan serangkaian pertemuan/pembicaraan dengan pejabat Deparment of Labour Afsel, Labour Recruitment Agency, perusahaan pemakai jasa tenaga kerja (hotel, jasa penerbangan, jasa kontruksi, jasa migas dan jasa telekomunikasi) dll.

Sebelumnya, rombongan BNP2TKI ini telah mendapatkan briefing dari Dubes RI Pretoria tentang potensi ekonomi Afsel yang dapat dimanfaatkan oleh pengusaha-pengusaha Indonesia a. more...


Pavilion Indonesia memukau perhatian di tengah Sidang COP 17 di Durban

Di tengah suasana semakin memanasnya kesibukan negosiasi dalam Sidang Internasional mengenai isu terkait Perubahan Iklim (COP 17 UNFCCC) di Durban, Afrika Selatan, pavilion Indonesia justru malah menyejukkan suasana hati, dan memikat perhatian para peserta. Hal ini tercermin dari gegap gempitanya dan tepuk tangan yang meriah dari para peserta setelah menyaksikan pagelaran budaya Indonesia yang dipagelarkan di depan pavilion. Keberadaan pavilion Indonesia ini merupakan salah satu

event dari berbagai event yang ada dalam kegiatan sidang COP 17. more...


Afsel – Indonesia Sepakat Tingkatkan Hubungan Perdagangan

Menteri Perdagangan RI, Bapak Gita Wirjawan, telah melakukan kunjungan bilateral ke Afrika Selatan. Pada kunjungan yang dilakukan dari tanggal 1–2 Desember 2011 ini, Menteri Perdagangan RI antara lain didampingi oleh Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemdag, Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kemdag, Direktur Pengembangan Kerja Sama Ekspor, Staf Kemdag dan Pejabat Kemlu RI serta sejumlah pengusaha.

Delegasi yang dipimpin oleh Menteri Perdagangan RI dan didampingi oleh Duta Besar RI – Pretoria

serta Eselon I Kemdag RI telah melakukan serangkaian pertemuan/pembicaraan dengan Menteri Perdagangan Afsel, Menteri Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Afsel, akademisi dan pengusaha-pengusaha Afsel. more...


Sidang COP 17 UNFCCC Resmi Dibuka Di tengah Tantangan Terhadap Masa Depan

Sidang internasional untuk perubahan iklim, COP 17 UNFCCC telah dibuka secara resmi di Durban, Afrika Selatan pada tanggal 28 Nopember 2011 oleh Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma. Dalam pembukaan Sidang yang dihadiri oleh sekitar ± 20.000 orang anggota delegasi dari seluruh negara para pihak, termasuk Indonesia, Presiden Jacob Zuma menyampaikan pidato yang a.l. menyatakan perhatian dan harapannya agar Sidang COP kali ini dapat berjalan sukses, disertai dengan hasil-hasil konkrit yang yang lebih maju dari kesepakatan yang

dihasilkan pada dari Sidang COP sebelumnya di Cancun, Meksiko dan Bali, dalam upaya menyelesaikan berbagai masalah terkait perubahan iklim yang masih pending. more...


Charity Bazaar komunitas Cape Malay untuk pelatihan Pencak Silat di Indonesia

Atas undangan pihak panitia komunitas Cape Malay, untuk yang kesekian kalinya KBRI Pretoria ikut berpartisipasi dalam acara Charity Bazaar yang bertemakan “Rekindle the Culture” yang diadakan pada tanggal 18 Nopember 2011 di Masjid Bosmont, Johannesburg yang dimulai pada pukul 19.00 sampai dengan pukul 24.00 dan dihadiri oleh sekitar 200 orang masyarakat Cape Malay.

Acara Charity Bazaar tersebut diselenggarakan antara lain dalam rangka mendukung rencana pengiriman dua orang pelajar dari

Bosmont Muslim School dan satu orang pelajar dari Al Azhar Muslim School di Johannesburg yang akan pergi ke Indonesia untuk lebih memperdalam pengetahuan tentang Pencak Silat khususnya serta pembelajaran seni budaya Indonesia lainnya seperti angklung dan lain-lain selama 40 hari di Jakarta. more...


Kunjungan Kerja Delegasi Pimpinan MPR-RI ke Afrika Selatan 15-17 Nop'2011

Delegasi Pimpinan MPR-RI yang diketuai oleh Bpk. Achmad Farhan Hamid, Wakil Ketua MPR-RI, didampingi oleh anggota delegasi terdiri dari dua Wakil Ketua MPR RI yakni Melani Leimena Suharli dan Hajriyanto Yasin Tohari serta dua anggota MPR-RI yakni M. Lukman Edy dan Ahmad Yani, telah mengadakan kunjungan kerja ke Afrika Selatan pada tanggal 15-17 Nopember 2011.

Di Afrika Selatan, delegasi pimpinan MPR-RI yang didampingi oleh Dubes RI Pretoria telah mengadakan pertemuan/pembicaraan dengan

Deputy Speaker National Assembly (NA) Parlemen Afrika Selatan, Ms. more...


“Indonesian Day” di kota Polokwane, Afrika Selatan”

“Indonesian Day in Polokwane”, thema inilah yang diangkat sebagai salah satu kegiatan peningkatan citra dan promosi Indonesia yang baru pertama kalinya diadakan di Polokwane, ibukota propinsi Limpopo, dan telah dilaksanakan pada tanggal 11 – 12 Nopember 2011. Kegiatan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk mengenalkan Indonesia

kepada masyarakat Afrika Selatan yang berdomisili di kota Polokwane tersebut terlaksana berkat kerjasama dan dukungan

dari Harvey World Travel Polokwane dan Mitchell House School Polokwane, salah satu sekolah swasta terbaik di kota Polokwane. more...


Peringatan Hari Pahlawan ke – 66 tahun 2011 pada KBRI Pretoria

Pada tanggal 11 Nopember 2011 pukul 10.00 pagi, KBRI Pretoria telah mengadakan acara peringatan Hari Pahlawan ke-66 bertempat di ruang serba guna KBRI Pretoria, upacara tersebut dihadiri oleh Home Staf dan Lokal Staf KBRI serta staf dari Indonesian Trade Promotion Centre.

Dalam sambutan singkatnya Duta Besar RI Sjahril Sabaruddin menyampaikan bahwa peringatan hari Pahlawan pada hari ini

disamping untuk mengenang dan menghargai jasa dan pengorbanan para Pahlawan yang telah mendahului kita, juga dilaksanakan untuk menumbuhkembangkan Nilai Kepahlawanan sebagai modal sosial untuk kemudian mengimplementasikan dan mendayagunakannya dalam mengatasi berbagai masalah bangsa seperti kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, ketunaan sosial, korban bencana dan masalah-masalah sosial lainnya. more...


Pemuda Indonesia harus selalu siap menghadapi segala macam tantangan

Pada tanggal 1 Nopember 2011, bertempat di KBRI Pretoria telah diselenggarakan upacara peringatan Hari Sumpah pemuda ke-83. Upacara tersebut diikuti oleh seluruh Home Staf dan Lokal Staf baik Indonesia maupun asing, ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan serta staf dari ITPC.

Dalam kata inti sambutannya, Duta Besar RI Sjahril Sabaruddin menyampaikan bahwa langkah menuju Indonesia yang mandiri, maju,

dan bermartabat sangat bergantung pada karakter pemuda yang kokoh serta mengedepankan akhlak mulia di atas semangat persatuan dan kesatuan Indonesia. more...


Berikut adalah update terakhir dari setiap bagian.
Gunakan menu di sebelah kiri untuk daftar lengkap dari setiap bagian.

PELAYANAN MASYARAKAT INDONESIA



Kedutaan Besar Republik Indonesia di Pretoria (KBRI Pretoria) merupakan salah satu ujung tombak dalam pelayanan kepada masyarakat Indonesia yang berada di Afrika Selatan dengan tugas diantaranya untuk memberikan perlindungan kepada seluruh warganegara Republik Indonesia khususnya yang berada di wilayah akreditasi di seluruh Afrika Selatan, Kerajaan Lesotho dan Kerajaan Swaziland sebagai wilayah yang diakreditasikan.

Setiap warganegara Republik Indonesia berhak mendapatkan perlindungan hukum dan bantuan kekonsuleran apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. more...

MENGENAL AFRIKA SELATAN



Politik Dalam Negeri

Situasi politik dalam negeri Afrika Selatan relatif stabil dan terkendali. Dinamika internal di dalam tubuh partai berkuasa (Partai ANC) dan mitra koalisinya (COSATU dan Partai Komunis) yang bersumber pada perbedaan kecondongan kebijakan antara pro-ekonomi pasar ataukah pro-kesejahteraan sosial, berpotensi memicu maraknya gelombang keresahan di dalam negeri. Empat variabel lainnya yang dapat memperkeruh stabilitas nasional adalah tingginya tingkat kriminalitas, angka pengganguran dan kemiskinan serta maraknya xenophobia di tengah masyarakat.

Di era paska rejim-apartheid, pemerintah berkuasa dinilai masih belum mampu memenuhi harapan mayoritas masyarakat Afrika Selatan bagi satu kemakmuran yang berkeadilan sosial. more...

MENGENAL KERAJAAN LESOTHO



Sejarah Singkat Kerajaan Lesotho

Pada awalnya Lesotho dikenal dengan nama Basutholand dan atas permintaan dari pemimpin tertinggi Basutho, Raja Moshoeshoe I, menjadi protektorat Inggris tahun 1868 karena khawatir atas ekspansi Boer. more...

MENGENAL KERAJAAN SWAZILAND



Sejarah Singkat Kerajaan Swaziland

Sejarah kerajaan Swaziland telah berlangsung selama 400 tahun dimana dinasti Swaziland merupakan salah satu dari sedikit dinasti-dinasti di Afrika yang masih ada. more...

PEREKONOMIAN AFRIKA SELATAN



Afrika Selatan (Afsel) merupakan ekonomi terbesar di benua Afrika dengan GDP sebesar 25 persen dari total GDP Afrika. more...

PENERANGAN DAN SOSIAL BUDAYA



Hubungan Sosial dan Budaya yang Semakin Meningkat

Afrika Selatan masih mengalami kondisi sosial yang memperihatinkan. more...


Content last updated: Monday 16th of January 2012 11:13:01 AM (GMT +2) ©
Home page served times.
Site designed and content maintained by the Embassy of Indonesia in Pretoria.
content manager database by stickIT.co.za