Deputi III Bidang Kewirausahaan Pemuda dan Industri Olahraga dan Staf Ahli Bidang Sumber Daya Olahraga menyebutkan, agenda pameran itu dirancang saat meninjau fasilitas untuk Ruang Pamer Produk Wirausahawan Muda dan Produk Industri Olahraga Indonesia di kantor Indonesian Trade Promotion Center di Johannesburg, Afrika Selatan.
"Kedubes Indonesia bersama ITPC juga telah menyiapkan sejumlah upaya promosi tentang Indonesia. Pihak Kedubes dan ITPC akan mengalirkan informasi tentang produk dari Indonesia, khususnya produk wirausahawan muda dan peralatan olahraga yang bisa masuk ke pasar Afrika Selatan dan negara lain di Afrika," ujar Sudradjat.
Dalam kunjungan ke Afrika ini delegasi Indonesia juga bertemu Ketua Asosiasi Pencak Silat Afrika Selatan, Sariat Arifia. Diketahui Asosiasi pencak silat ini berafiliasi dengan Al Azhar Seni Bela Diri Jakarta, yang telah melakukan promosi olahraga pencak silat Indonesia pada masyarakat Afrika Selatan. "Respon masyarakat Afrika Selatan terhadap olahraga pencak silat cukup tinggi. Promosi olahraga pencak silat dibantu sepenuhnya oleh Kedutaan Besar RI Afrika Selatan," sebagaimana dilaporkan Bapak Sudradjat. Dan kini, Permai Martial Arts telah mendapat pengakuan dari Martial Arts and Games Committee Afrika Selatan, Persilat, dan Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (International Pencak Silat Federation).
Sumber: www.kemenpora.go.id(2/3/2010)
|